Minggu, 06 November 2011

Khutbatul Wada'

Sebuah Apirmasi yang sangat menggetarkan hati sekaligus memicu adrenalinku  untuk beranjak  dari "tidur" serta bangkit dan meningkatkan eksistensi kita seorang Muslim dihadapan Allah, dan membuktikan rasa cinta kita kepada Rasulullah.
Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Sejenak alam imaginasiku seakan-akan ada dan merasakan berada dalam situasi sejarah Rasulullah tersebut.
Dan ijinkan aku untuk mengutip sebuah apirmasi ini dalam rangka mengekspansi wahana pembangkit semangat (girah) kita seorang Muslim, BETAPA CINTANYA RASULULLAH KEPADA KITA.

Jumat, 07 Oktober 2011

Kajian Tafsir Perdana dan Wahyu Perdana

Kajian tafsir perdana yang telah direncanakan dan diharapkan sudah lama oleh rekan-rekan di Front 614 akhirnya terlaksana juga bersama Pak Kyai Muhtadin, dan insya Allah akan diadakan rutin setiap Jumat malam di tempat front 614.
Kajian tafsir Al-Quran diawali dengan mengkaji wahyu pertama yang Allah sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Zibril saat calon Rasul dikala itu sedang tahanus (menyendiri) di gua hira. Penobatan sebagai Rasul Allah pun kepada Nabi Muhammad SAW diproklamirkan oleh malaikat Zibril yang disaksikan oleh jutaan malaikat. Tak terbayangkan bagaimana rasanya seorang manusia biasa berada di keheningan gua Hira yang sedang menapaki dan bermuhasabah keadaan masyarakat Mekah yang nyaris tak memiliki peradaban karena kejahiliahan terhadap nafsu manusiawinya yang sudah diluar batas. Tiba-tiba hadir malaikat membawa risalah besar untuknya.

Sabtu, 10 September 2011

Rahasia Kecerdasan Bangsa Yahudi

Sebagai negara yang tidak punya tanah air dan ambisinya yang sangat kuat untuk menguasai dunia, tidak heran jika dimana-mana Yahudi telah menjadi diaspora yang menyebar ke seluruh penjuru dunia.
Ambisi Yahudi tersebut telah tercapai, terbukti dengan posisi mereka di berbagai elemen penting di dunia telah mereka kuasai, mulai dari Amerika Serikat, PBB, Bank dunia, Pers dunia, dan lain sebagainya. Selain itu Yahudi pun dapat melahirkan generasi yang cerdas, terbukti dengan munculnya tokoh-tokoh besar dunia mulai dari ilmuwan, politikus, ahli militer, ekonom, businessman sehingga mereka dapat menguasai perekonomian internasional.
Pertanyaannya, rahasia apa sehingga ambisi mereka dapat tercapai dan dapat melahirkan generasi yang pintar dan cerdas?

Senin, 29 Agustus 2011

'Idul Fitri - Resolusi Hidup Baru

Terbenamnya matahari di upuk barat pada akhir bulan Ramadhan serta gema takbir dikumandangkan yang saling bersahutan menandakan telah masuknya 'Idul Fitri 1 Syawal 1432 H.

Ramadhan yang telah dilalui sebagai bulan training (riyadah) ibadah dan yang jauh-jauh hari telah dirancang berbagai resolusi untuk kehidupan berikutnya, kini telah meninggalkan umat Islam. Tidak sedikit umat Islam yang terlihat bersuka cita menghiasi hadirnya bulan yang penuh fitri tersebut. Namun tidak sedikit pula umat Islam yang merasa sedih karena berakhirnya bulan latihan yang dipenuhi dengan maghfirah dan "bonus-bonus" yang Allah janjikan di bulan Ramadhan.

Terlepas mereka yang merayakan kemenangan di hari raya 'Idul Fitri, telah menjalankan dan menegakkan ibadah  dengan maksimal atau tidak di bulan suci Ramadhan. paling tidak umat Islam hendaknya memahami dan memaknai esensi dari 'Idul Fitri itu sendiri.

Jumat, 26 Agustus 2011

Seruan Hendak Dakwah


(Q.S. Al-'Asr: 1 - 3)
1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran  dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Kamis, 25 Agustus 2011

- Perjalanan singkat -

Aku adalah seorang muslimah yang terlahir dari keluarga sederhana dan dibesarkan di sebuah desa terpencil sebelah selatan kota Bandung.
selepas sekolah dasar, saat beranjak usiaku 12 thn.... hidupku mulai nomaden.
Orang tuaku menghantarkan aku tinggal di sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Musadaddiyah Garut. Disinilah mulai aku belajar hidup mandiri dan bersosialisasi dengan banyak orang. Dengan berbagai tipikal orang-orang di ponpes, awalnya membuat aku kesulitan untuk menempatkan sikap terbaik aku dihadapan teman-temanku. namun ustadzah yang selalu membimbingku dengan sabar dan ikhlas, sejalan dengan waktu membawa perubahan pada sikapku...yang nantinya bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat yang sebenarnya.